Skip to main content

elf

You think I wanted to turn out this way?
You think I don't see my own flaws, my own mistakes?
I do, okay? Get that. I do.
More than anything I contemplate about all the things I could've done better
or shouldn't have done at all.
But then I thought, why bother?
Sooner or later we all have to let it go.
No more hate, not more anger, no more regrets.

Comments

Popular posts from this blog

———————— ———————— ———————— ———————— "kalau sayang gak harus memiliki, apa memiliki  harus sayang?"
For a moment there, I saw an ounce of promise in you. But you weren't strong enough to follow through on that. I just hope, for your sake that you one day find it again; That you manage to brush away the rubble in your head and find a way to love, and be loved. It's something you've been without for far too long. -tumblr

ada orang.

Ada orang yang kepergiannya menyisakan selaksa duka dan tak terlupa. Ada orang yang tak pernah bermaksud menorehkan kenangan, tapi meninggalkan seribu ingatan yang terpatri entah hingga kapan. Ada orang yang tak pernah memikirkan tapi selalu dipikirkan. Berlari sana sini, dengan kecepatan konstan, hingga memori dapat mengingat apa saja tentangnya. Ada orang yang acuh diantara ketidakacuhan seorang yang lain. Ada orang yang tak pernah sadar, hadirnya begitu diistimewakan. Ada orang yang tak pernah mau tahu. Ada orang yang selalu memerhatikan tanpa kunjung lelah. Dia bukan detektif, tapi deduksinya begitu rinci. Ada orang yang selalu peduli, meski tak pernah dipedulikan. Ada orang yang begitu tabah meski diabaikan. Ada orang yang selalu mengejar hingga terbang. Bahkan dia lupa jika dia bukan malaikat, burung atau kapal udara, dia lupa dia tak bersayap. Ada orang yang aku ingin telusuri titik lelahnya hingga batas sabarnya. Ada orang yang begitu tangguh meski hatinya rapuh. Ada...