Skip to main content
A: itu mimpiku.
B: kamu yakin kamu bisa mewujudkannya?
A: aku enggak tau.
B: kamu yakin dengan kemampuanmu sekarang kamu bisa jadi keinginanmu?
A: aku enggak tau.
B: apa kamu sadar kalau mimpimu ini terlalu tinggi? kamu enggak takut enggak bisa mencapainya dan bakal menyesalinya nanti?
A: aku enggak tau.
B: kamu sedang berjudi dengan hidupmu.
A: mungkin. aku enggak tau apa-apa. aku enggak tau apa yang aku lakukan ini benar atau salah. bahkan, aku enggak tau bakal jadi apa aku nanti. tapi, karena enggak tau apa-apa itulah, esok hari jadi sesuatu yang layak ditunggu-tunggu kan?
lalu, tinggal kita lihat apa yang bakal terjadi.







hidup yang tidak pernah dipertanyakan, sesungguhnya adalah hidup yang tidak pernah layak untuk diteruskan. -Socrates.

Comments

Popular posts from this blog

For a moment there, I saw an ounce of promise in you. But you weren't strong enough to follow through on that. I just hope, for your sake that you one day find it again; That you manage to brush away the rubble in your head and find a way to love, and be loved. It's something you've been without for far too long. -tumblr
———————— ———————— ———————— ———————— "kalau sayang gak harus memiliki, apa memiliki  harus sayang?"
" Saya kagum filosofi 'menyerang' sepak bola Brasil. Makanya sekarang saatnya menyerang untuk perbaikan sepak bola Indonesia. Mereka cuma bisa bertahan ," kicau Arya Abhiseka, pada 31 Desember 2010. ibaratnya pemain bola itu kita dan bolanya mereka. kita bakal terus mengejar bola yg ngga pasti arahnya kemana. yang belom tentu kalau kita udah berusaha, kita bakal menang . berarti pemain harus muter otak biar bolanya masuk gawang. mungkin saya bakal terus usaha sampai menang. seenggaknya saya udah usaha sampai maksimal. tapi gimana kalo disaat kita harus menyerang, yang kita lakukan hanya bertahan? mungkin, pemain bola itu bernasib sama kayak saya. yang saya kejar itu ga pasti. terus-menerus mengejar, tapi ga muter otak biar permainannya berhenti. tapi saat tujuan itu hilang, saya cuma bisa bertahan. kamu itu ga pernah puas, maunya digiring sama yang searah. belok dikit, langsung cari yang lain. saya lelah kejar-kejaran. memang kelihatan saya ini bodoh. saya ga cerdi...